Unforgetable Experience Being a Volunteer in Asian Games 2018



Tak terasa Asian Games telah usai, namun kenangan manisnya akan selalu tersimpan di dalam hati. Bagaimana tanggapan kalian mengenai perhelatan ajang olahraga terbesar di Asia kemarin? tentu punya cerita tersendiri juga dong yaa. Disini saya ingin berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan sebagai Volunteer di Asian Games 2018. Mulai dari proses rekruitment sampai diterimanya sebagai relawan. Mari langsung saja kita simak ulasannya! Bak mimpi di siang hari, saya bisa ikut merasakan kemeriahan pesta olahraga tingkat internasional. Seperti yang saya bicarakan sebelumnya kalau saya harus melewati beberapa proses yang hingga akhirnya tiba ditempat ini. Keyakinan yang pasang surut, antara diterima atau tidak serta berbagai kebimbangan lainnya. Setiap perjuangan tentunya mesti ada yang dikorbankan, begitupun yang saya lakukan. Saya harus mengambil keputusan mengenai pekerjaan, dan lebih mengikuti kata hati saya untuk melanjutkan proses panjang di Asian Games. Karena ketika kamu mengerjakan sesuatu sesuai passion, maka kamu akan melakukannya dengan senang hati. Dan ini yang saya suka, mencari pengalaman sebanyak-banyaknya dimasa muda dan kuliah, karena disaat kamu lulus nanti belum tentu bisa mendapatkan kesempatan seperti ini lagi. Memang terlalu naif  jika saya tidak membutuhkan materi, tapi lebih merana lagi saya jika hanya mencari ilmu tapi tak mempunyai pengalaman alias teori saja. Bagaimana saya mau terjun ke masyarakat membagikan ilmu yang saya punya, kalau pengalaman saja tidak punya? Baik, tidak perlu diperdebatkan pemirsa karena yang mau saya bahas sebenarnya bukan ini tapi tentang bagaimana keseruan saya selama mengikuti Asian Games 2018. Mohon disimak baek-baek yaak gengs, siapa tau yang beruntung bisa makan dirumah masing-masing #apasihlo 

"Hidup adalah keberanian menghadapi tanda tanya." - Soe Hok Gie

doc. pribadi

Mulai dari psikotest, FGD (Forum Group Discussion), sampai tahap interview lalu mengikuti beberapa tahap training itu memerlukan waktu yang cukup lama bahkan lebih lama dari waktu acara nya. Tapi perlu saya katakan lagi, berhubung saya senang berpetualang menikmati keindahan alam, oh tidak maksud saya menikmati prosesnya jadi saya melakukannya have fun saja. Bertemu dengan teman sesama Volunteer se-nasional itu luar biasa syekalii, yang berasal dari berbagai lintas akademik membuat saya memiliki banyak pengalaman. Tanpa mengabaikan peluang, saya menggunakan kesempatan ini untuk memperluas jaringan pertemanan saya di dunia nyata. Yang mulanya mungkin pertemanan saya hanya tingkat RT itupun tetangga sebelah doang, nah saat ini berubah naik level jadi tingkat provinsi atau bahkan antar pulau #hiperboladikitgapapayaa.

doc. pribadi

Di tulisan sebelumnya saya pernah bercerita kalau saya ditempatkan di cabang olahraga berkuda, dan inilah tempat dimana saya menjadi Volunteer untuk divisi Media PR (Public Relations). Memang benar kalau ungkapan tidak ada usaha yang mengkhianati hasil itu real adanya. Saya terpilih di divisi yang saya inginkan untuk mengembangkan kemampuan saya di bidang jurnalistik. Ditempat ini pula saya bertemu dengan banyak orang yang memiliki latar belakang yang berbeda. Saya sangat mencintai pekerjaan ini, berjumpa dengan banyak orang serta bertukar informasi yang mungkin bisa bermanfaat untuk saya kedepannya. 

"Masa depan Anda tergantung pada banyak hal, tapi kebanyakan tergantung kepada Anda." - Frank Tyger
Tidak hanya itu saya menjadi lebih banyak tahu tentang media pers atau humas. Banyak media cetak ataupun online yang meliput serta memberikan berita pada negaranya masing-masing untuk mengupdate perolehan medali Atletnya. Adapun beberapa stasiun berita ataupun televisi luar yang akhirnya dalam hati saya "Oh, ini channel A or B." mungkin bagi pecinta drakor (drama korea) sudah tidak asing lagi dengan Channel KBS or SBS, nah saya bisa bertemu dengan salah satu employee nya aja udah excited banget.

doc. pribadi

Begitu banyak pengalaman yang saya dapatkan selama menjadi Volunteer di Asian Games. Karena waktu tak bisa diulang, maka saya ingin memanfaatkan moment langka ini untuk menambah catatan sejarah dalam hidup saya. Belum tentu tahun-tahun yang akan datang Indonesia bisa terpilih menjadi tuan rumah kembali. Kalaupun terpilih, usia saya udah berapa nantinya? Udah gak terlihat baby face lagi *abaikan.

doc. pribadi

Terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh jajaran yang ikut serta dalam menyukseskan Asian Games 2018. Yang menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat menjadi suatu kontribusi bagi negeri tercinta. Saatnya rayakan kemenangan yang sesungguhnya, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah namun berhasil menduduki peringkat 4 dalam kejuaraan umum dengan perolehan 31 medali emas. Tentunya semua itu berkat kerja keras Atlet kita yang berjuang demi mengharumkan nama bangsa. Sudah saatnya kita mengapresiasi pada seluruh Atlet yang bertanding kemarin. Karena sumbangsih mereka, Indonesia bisa naik peringkat namanya di mata internasional.

"Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan." - Mario Teguh

Itulah berbagai pengalaman saya selama menjadi Volunteer di Asian Games 2018, banyak sekali moment-moment menarik yang tak bisa dilupakan. Terima kasih. Ø´ÙƒØ±Ø§ لك. 고마워.ыракмат.


Post a Comment

0 Comments