MENGULAS DISKUSI SANTAI BERSAMA KLUB BLOGGER & BUKU DARI KOMUNITAS BACKPACKER JAKARTA

Hallo reader blog. kalian pastinya sudah mendengar informasinya kan kalau di Indonesia ada gedung perpustakaan nasional baru, yaitu Perpustakaan Nasional RI yang lokasinya berada di Jalan Merdeka Selatan, Gambir Jakarta Pusat. Tepatnya berdekatan dengan lokasi wisata Monumen Nasional (Monas). Kebetulan di weekend kemarin pada hari Sabtu (14/10/17), saya berkesempatan untuk mengunjungi perpustakaannya bersama teman-teman klub blogger & buku dari komunitas backpacker jakarta atau yang lebih dikenal dengan KUBBU BPJ, dan disana saya juga membahas diskusi tentang dunia kepenulisan. Mau tahu apa saja sih yang saya kunjungi selama berada disana? Dan apa saja yang dibahas selama kegiatan diskusi berlangsung? Yuk mariii, langsung saja kita lihat beberapa rincian kegiatannya.


Ini dia tampak kilas depan gedung Perpustakaan Nasional RI, di sepanjang jalan merdeka selatan ini memang banyak sekali gedung instansi pemerintahan. Misal saja gedung kementerian BUMN, Bekraf, dan tentunya gedung Perpustakaan Nasional RI ini. Tidak jauh dari perpusnas ada yang namanya gedung Balai Kota DKI, yang dimana merupakan tempat dinas administratif gubernur serta wakil gubernur Ibukota Jakarta.

Well, saya disini ingin mengulas ataupun membahas tentang diskusi saya kemarin bersama teman-teman yang memiliki minat yang sama yaitu menulis serta membaca buku atau istilah kerennya dunia literasi. Saya kebetulan memang menyukai bidang kepenulisan, entah itu fiksi maupun non-fiksi. Karena menurut saya dengan membaca itu akan membuka jendela bagi pengetahuan diri kita mengenai dunia yang begitu luas. Ilmu itu tak terbatas, tapi diri kitalah yang terbatas. 


Melihat dari luarnya saja sudah membuat saya terkagum-kagum. Nah, apalagi menyusuri tiap lantainya. Pasti kalian penasaran kan? Sama saya juga, tapi sebelum mengunjungi tiap lantainya saya berkunjung ke lantai 2 terlebih dahulu untuk membuat kartu keanggotaan. Kalian pasti tidak hanya ingin membaca bukunya ditempat saja kan? Ada beberapa yang ingin dipinjam, agar lebih leluasa membacanya saat dirumah. Maka dari itu diwajibkan untuk memiliki kartu anggota nya dahulu, karena selain bisa membaca buku disana kita juga diberi fasilitas untuk meminjam buku bacaan asalkan memenuhi persyaratan dan ketentuannya. berikut saat saya membuat kartu anggota perpusnas.


Nah, ini dia gambaran mengenai ruang pembuatan kartu anggota. Tiap pengunjung baru yang ingin memiliki kartu anggota perpus, wajib mengisi form online di setiap komputer yang telah disediakan. Saya tiba di perpusnas sekitar pukul 08.45 jadi harus menunggu sekitar 15 menit untuk peng-aktivasian komputer. Karena komputernya baru bisa digunakan saat pukul 09.00, setelah jam 9 saya mengisi semua form peng-registrasian secara online. Dan saya mendapat nomor antrian 34! kebayang kan? yang membuat pada saat itu bukan hanya saya saja, tapi banyaaakk! Jadi memang disarankan untuk datang lebih awal agar mendapat nomor antrian tidak terlalu jauh.

doc. pribadi

Done! Akhirnya saya resmi menjadi anggota perpusnas. Maksudnya saya resmi menjadi bagian dari para pembaca buku yang ada di perpusnas RI. Jadi kalau saya ingin mengerjakan tugas kampus ataupun menyelesaikan skripsi, alangkah baik nan indahnya bisa meminjam buku ditempat ini. Karena saya sudah memiliki kartu sakti. Kalau dicermati foto yang ada dikartu ini mirip siapa ya? Raline Shah kah? *uuuppss? Abaikan! Tapi jangan bergembira dulu, saat saya menemui pegawai perpus dia bilang hanya baru bisa membaca buku-buku di lantai 21 s/d 24 dan belum diperbolehkan untuk pinjam meminjam bukunya. Jadi kita baru bisa membaca buku di perpusnya saja, belum boleh baca dirumah. Oke, baik. Yang penting saya sudah memiliki kartunya, jadi lain waktu saat saya berkunjung kembali bisa meminjam bukunya.

doc. pribadi

Setelah selesai membuat kartu anggota, saatnya saya menyimak diskusi yang diadakan oleh teman kubbu bpj yaitu dengan narasumber mba Nunik Utami. Ada yang sudah kenalkah sebelumnya dengan narasumber? Sedikit profil tentang narasumber, mbak nunik ini ternyata mantan artis cilik lho. Kalau kita mengamati film tahun 90'an, dia pernah berperan di film Lenong Bocah Betawi yang digawangi oleh Aditya Gumay. Saat itu bersama Okky Lukman, dkk. Dia juga pernah memenangkan cerpen dalam bahasa betawi meski sebenarnya dia bukan orang asli betawi. Nah, itu dia yang kerennya; walaupun bukan asli orang daerah tersebut. Dia tetap mengetahui bahasa daerah. Memahami berbagai macam bahasa daerah itu penting, untuk memperkaya bahasa juga memperluas ilmu pengetahuan tentang budaya indonesia sendiri tentunya.

doc. pribadi

Apa saja sih yang dibicarakan selama kegiatan berlangsung? Tentunya selain memberi tips dan trik mengenai menulis, motivasi juga diperlukan untuk menjadi seorang penulis. Karena para hadirin yang mengikuti kegiatan tersebut tentunya orang-orang yang ingin menjadi penulis, atau memiliki hobi menulis, serta menyukai dunia kepenulisan (literasi). Intinya yang disampaikan oleh mba Nunik adalah menulis itu harus dipaksa, kita itu harus mau rajin-rajin membaca. Analoginya seperti ini, gimana mau membuat buku, kalau diri kitanya saja jarang membaca buku? Nah lho? Makanya di kegiatan diskusi inilah kita diberi tahu, para hadirin pun saling berbagi pengalaman (Sharing) tentang menulisnya. Yang pastinya beragam, termasuk pencarian solusinya. Adapun sesi tanya jawab, yang akhirnya disanalah saya bisa menemukan semua jawaban dari rasa penasaran saya tentang bagaimana cara untuk menjadi seorang penulis yang baik. *Ciaelaah

doc. pribadi

"Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri." - J.K. Rowling

Itu dia kutipan dari novelis terkenal yaitu J.K. Rowling, seperti yang kita ketahui seorang J.K. Rowling pun pernah mengalami jatuh bangun dalam karir menulisnya, hingga akhirnya ia sukses dan dikenal masyarakat sampai saat ini. Semua tidak ada yang instant, bahkan untuk menikmati semangkuk mie pun kita harus memasaknya terlebih dahulu. Bukan begitu? *Ciiaattciiaatt

Adakalanya kita jenuh dengan tulisan, dan cara mengantisipasinya adalah tinggalkan! Apalagi sampai dipikir dalam-dalam, jangan! Kita cuma butuh waktu sejenak untuk melepas semua tulisan yang kita buat itu, entah pergi jalan-jalan; makan sepuasnya; atau tidur (Ga mungkin ya?). Ya paling tidak 2 pilihan awal tadi yang bisa meredakan kejenuhan aktifitas menulis, nanti kalau sudah hilang jenuhnya pasti kita menemukan solusi atau bahkan ide baru untuk melanjutkan karya tulis kita. Justru, dengan dilihat terus menerus lalu dipikirkan yang ada itu akan menambah kebosanan dan jadi malas untuk lanjut menulis lagi. Lebih baik kita tinggal pergi jalan-jalan, karena itu artinya kita hanya butuh yang namanya refreshing bukan? Menulis itu seperti melakukan perjalanan. Kalau kita tidak jalan-jalan atau istilahnya traveling lalu bagaimana kita mau menuliskan sebuah cerita? Maka dari itu diperlukan keseimbangan, menulis sambil berekreasi. *carajitubuatngeles 😆

doc. pribadi

Diakhir kegiatan diskusi saya mendapatkan surprise, sebenarnya bukan surprise tapi lebih tepatnya rezeki anak shaleha 😄 mudah-mudahan diskusi kali ini menjadi kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan semangat menulis saya. Hehe.

Setelah berakhirnya diskusi, kita ataupun kami melakukan tour tiap lantai perpusnas. Hayooo jangan lupa, kita sedang berada dimana anak-anak? Perpustakaan Tertinggi di dunia bahkan kabarnya negara tetangga pun belum mempunyai perpustakaan yang sekelas dengan negara kita ini. Patut diberi approach dong ya! Bangga gak sih? Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan minat membaca khususnya untuk para penerus generasi bangsa, Yuk saatnya mulai gemar membaca. Membaca buku itu tidak hanya untuk mereka yang dengan konotasi kuper dan cupu, kita yang katanya sebagai generasi millenial pun juga bisa lho mempunyai hobi membaca buku; justru biar kagak' kudet. Lebih baik mana? Kuper or Kudet? So, jangan outfit aja yang kece'-kece' tapi inner nya juga tidak kalah penting tuh.. Kan gak lucu ya kalau kita gak mengenal tokoh-tokoh yang ada di negeri kita sendiri. 

doc. pribadi

Ini nih sesi yang ditunggu-tunggu. 😁 kalian tahu saya berada di lantai berapa? 💯✔ Your Excellent! Saya berada di lantai 24, tapi bukan berarti mau terjun bebas ya 😉 Saya hanya teringat kutipan Orang No. 1 di Indonesia ini yaitu Pak Presiden Soekarno kalau beliau pernah bilang "Gapailah mimpimu setinggi langit, jika kamu terjatuh. Maka kamu akan terjatuh diantara bintang-bintang." Tapi lihat situasi kondisi juga ya, kalau saya sedang berada di ketinggian seperti ini. Maka saya tidak harus terjun dari ketinggian gedung ini juga kan? Hohoo, gak lah #paiiitpaiiittt. Masih ada orang yang menunggu saya dirumah yaitu keluarga, namun disisi lain ada benarnya dengan kutipan bapak proklamator yaitu saya berkesimpulan bahwa kalau tingginya monas saja dapat saya tandingi apalagi dengan impian saya yang........ tinggi atau ketinggian mungkin menurut orang-orang? Apapun itu namanya mimpi itu harus diraih, jangan mudah pesimis yakin saja kalau Tuhan akan memberi jalannya. Man Jadda Wa Jada~ 

doc. pribadi



Perpustakaan dengan 24 lantai + 3 Lantai basement ini memiliki fasilitas yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan membaca. Diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 September 2017. Itu artinya belum lama peresmian, saya sudah bisa mengunjungi perpustakaan baru ini. Kereen!

doc. pribadi

Dan ini portrait Monas dari gedung perpusnas, di lantai 24. Kita bisa melihat bermacam-macam gedung serta bangunan yang berada di Ibukota Jakarta. It's so wonderful!

doc. pribadi

Diharapkan dengan adanya gedung perpustakaan baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat wisata, bisa menarik minat pembaca untuk berlama-lama berkunjung di perpustakaan. Bukan sekedar sesi pemotretan saja alias ber-selfie, namun banyak membaca buku yang telah disediakan. Sekali lagi, dengan membaca kita akan mengetahui banyak hal serta ide baru. Demikian ulasan saya mengenai diskusi santai bersama teman KUBBU BPJ. Bagi yang ingin mengetahui tentang informasi klub hobi yang saya ikuti, bisa mem-follow akun social media nya yaitu Instagram 🌎 di @kubbu_bpj. Disana akan ada banyak info tentang kegiatan menulis lainnya, dan barangkali ada yang mempunyai hobi yang sama serta bisa saling berbagi pengalaman. Danke schön! 🙌

Post a Comment

0 Comments