SAJAK-SAJAK IMPIAN

Andai impian itu mudah diraih, mungkin aku tak akan merasakan kehilangan ataupun kepergian atas sesuatu. Sayangnya sebuah impian yang besar itu dilengkapi dengan rintangan yang besar pula. Jadi kita harus siap menerima hal tersebut.

favim.com

Sebenarnya apa yang menjadi impian kita itu tak seharusnya membuat kita terbelenggu. Justru, kita terpacu akan mimpi-mimpi, cita-cita kita tersebut. Jika impian kita besar, maka usaha kita harus lebih besar dari impian kita. Kalau ujiannya besar, maka semangat 'pantang menyerah' nya pun harus lebih besar. Dengan begitu baru usaha kita bisa dikatakan maksimal. Jadi, kalau usaha kamu masih sedikit. bisa jadi impianmu kecil, karena tak ada impian besar yang dilakukan dengan usaha yang kecil (minim).

shutterstock

Mimpi bagiku adalah penerang jalan hidup, tanpa bermimpi kita tak tahu kemana arah tujuan kita. Selama bumi berputar, mentari bersinar, dan bintang berpijar ukirlah impian-impianmu itu agar menjadi kenyataan. Meskipun pada akhirnya kau tahu impian tersebut tak pernah kau raih, namun setidaknya kau pernah mencoba untuk mendapatkannya.

"The best way to make your dreams come true is to wake up."

favim.com 
"Manche Menschen träumen vom Erfolg. Andere sind wach und arbeiten hart daran."
"Beberapa orang hanya memimpikan keberhasilan, tapi beberapa yang lain terbangun dan bekerja keras untuk meraih keberhasilan tersebut."

viralnovelty.net

Mulailah dari sekarang untuk berusaha mewujudkan impianmu, bukan hanya sekedar menunggu datangnya keajaiban. Karena tanpa ada kegagalan dan usaha keras kita tidak akan pernah mencapai impian yang kita inginkan. Berani keluar dari zona nyaman dan siap beresiko, kita tak akan mengetahui sampai dimana batas kemampuan diri kita, sampai diuji oleh rintangan yang berliku. Jadilah pemimpi yang tangguh, bukan bermalas-malasan dalam mimpi. Impian itu diwujudkan bukan dibawa dalam tidur.
"Faulheit ist die Angewohnheit, sich auszuruhen, bevor man müde ist." - Jules Renard
"Kemalasan adalah kebiasaan, beristirahat sebelum merasa lelah."


tumblr

Sajak Impian Sang  Penyair:

Matahari terbit menjelang pagi
Burung berkicau menghiasi awan dilangit
Adakah yang lebih dirindukan selain hangatnya sinar mentari?
Disini ku sedang sibuk mengukir mimpi, membuat rangkaian imajinasi
Yang ku harap bukan sebatas ilusi

Karena buatku mimpi tetaplah mimpi, Apapun itu realitasnya
Kekecewaan, kesedihan, kehilangan yang begitu dalam
Karena ku yakin suatu saat nanti impian itu berubah menjadi sebuah mimpi yang manis
Yang sedang kuperjuangkan sampai saat ini

Inilah indahnya bermimpi
Meskipun kita tak tahu harus sampai kapan berlelah-lelah dalam mimpi
Meskipun kita dipatahkan berkali-kali oleh mimpi kita sendiri
Namun keyakinan dalam hati tak pernah surut, seakan memaksa diri kita kembali
Kalau sebenarnya kita hanya butuh waktu sedikit lagi saja untuk meraih impian tersebut

Maka dari itu, mestinya kau katakan pada mimpi

"Hei Mimpi, Aku tidak akan pernah menyerah padamu. tidak akan pernah meski sekalipun, aku akan tetap memperjuangkanmu. Walaupun orang-orang sudah menyebut aku ini gila, karena terlalu terobsesi denganmu. Mungkin kau malah juga sedang menertawakan aku? tapi sekali lagi aku tidak peduli. Kau boleh menertawakan ku saat ini, namun jika suatu saat kau dapat ku raih. Lantas siapa yang berhak untuk tertawa di akhir? Pastikan saja kau siap menerimanya saat waktu itu tiba yaa."

Aku memang hanya seorang pemimpi namun bukan berarti hidup dalam bermimpi, nanti akan ada saatnya orang-orang melihat impianku benar-benar terwujud. Bukan sebatas obsesi maupun ilusi, namun hasil kreasi dari sebuah IMAJINASI.

favim.com

Demikianlah syair yang ku buat, sekiranya dapat menyemangati diri dalam meraih mimpi. 

Post a Comment

0 Comments